BRMP Buah Tropika Tingkatkan Kapasitas Petani Pasuruan dalam Pengelolaan Lalat Buah pada Mangga
Pasuruan, 9–10 September 2026 — BRMP Buah Tropika menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyediaan Alat dan Bahan serta Penerapan Teknologi Pengelolaan Lalat Buah pada Mangga di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari secara daring dan diikuti oleh petani serta pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menyediakan alat dan bahan serta menerapkan teknologi pengelolaan lalat buah pada tanaman mangga. Pengelolaan lalat buah menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga kualitas dan produktivitas mangga, terutama di wilayah sentra produksi.
Kegiatan dibuka secara daring oleh Kepala BRMP Buah Tropika, Adha Fatmah Siregar, M.Si., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Adha menyampaikan bahwa pengelolaan lalat buah merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga produktivitas dan mutu buah mangga. Penerapan teknologi pengelolaan yang tepat, didukung ketersediaan alat dan bahan yang memadai, diharapkan dapat membantu petani melakukan pengendalian lalat buah secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala BRMP Jawa Timur dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi dalam pengembangan komoditas mangga serta penerapan teknologi pengelolaan lalat buah di Kabupaten Pasuruan.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan tiga materi yang membahas pengelolaan dan pengembangan komoditas mangga. Materi pertama “Panduan Umum Pengelolaan Lalat Buah Skala Luas pada Mangga” disampaikan oleh Deni Emilda, S.Si., M.Sc., dilanjutkan materi “Teknis Penyediaan Alat dan Bahan serta Penerapan Teknologi Pengelolaan Lalat Buah Skala Luas pada Mangga” oleh Hendri, S.TP., M.Sc. Materi ketiga, “Peluang dan Tantangan Pengembangan Komoditas Mangga di Kabupaten Pasuruan”, disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan. Seluruh rangkaian materi dan diskusi dipandu oleh Dwi Wahyuni selaku moderator.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan larutan umpan protein dan aplikasinya yang dilakukan secara berkelompok. Peserta kemudian mengikuti praktik penyemprotan umpan protein dan pemasangan perangkat monitoring, serta pemasangan Methyl Eugenol Wooden Block (MEWB). Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menerapkan teknologi pengelolaan dan monitoring lalat buah pada tanaman mangga.
Melalui kegiatan ini, BRMP Buah Tropika mendorong peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan teknologi pengelolaan lalat buah secara tepat. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung pengendalian lalat buah serta menjaga kualitas dan produktivitas mangga di Kabupaten Pasuruan.
#Pertanian Modern, Petani Sejahtera